Studi Hak Asasi Manusia


            Halo guys… masih di blog yang sama dan mungkin di blog saya yang kedua ini pembahasan saya mungkin berbeda dari yang sebelumnya. Dalam pembahasan blog kedua saya ini sesuai dengan diskusi panel pertemuan ke-3 di mata kuliah Studi HAM yaitu “Muslim dalam Kebijakan Modi”. Mengapa saya memilih panel diskusi tersebut? Karena tema yang pemapar cukup menarik, dilihat dari pembahasannya dimana Narenda Mondi dianggap mendiskriminasikan umat Islam di India yang katanya si karena amandemen-amandemen kontroversi yang dibuatnya. Nah… dengan bahasan tema tersebut dimana kemudian saya tertarik untuk sedikit sharing tentang tema diskusi panel tersebut.
            Narenda Mondi membuat amandemen bahwa mempermudah bagi seseorang yang beragama Hindu, Sigh, Parsi, dan Kristen dari tiga negara sekitarnya yaitu Bangladesh, Pakistan, dan Afganistan mendapatkan status kewarganegaraan India dimana hal ini dianggap diskriminasi umat Islam. Hal ini kemudian menimbulkan protes di India yang dilakukan oleh orang-orang Islam tetapi tidak semua orang Islam yang melakukan hal tersebut. Tetapi ada juga orang-orang Hindu atau juga ada dari kelompok agama lain yang melakukan protes tersebut.
            Yang kemudian hal ini membuat konflik besar antar agama di India. Dari diskusi panel beberapa waktu lalu dimana panelis menyampaikan secara historis konflik India dimana Hindu dengan Islam adalah bukan hal yang baru, pasal hal ini sudah dimulai kemerdekaan antara India dan Pakistan. Dengan melihat tersebut hal yang saya setujui yaitu dimana dari pendapat panelis bahwa dalam konflik adanya amandemen tersebut hanya digunakan sebaga pemanis dari konflik-konflik sebelumnya seperti halnya konflik agama yang mana maknanya pembentukan amandemen hanya digunakan oleh sekelompok orang untuk membentuk konflik yang baru. Karena hal ini terlihat dari pendapat salah satu fraksi partai di India yang mana menjadi penggerak massa sekaligus menjadi penggerak sipil dan aparat.
   Dengan melihat hal tersebut dalam benak saya seperti bertanya-tanya bagaimana bisa aparat yang seharusnya menjaga kedamaian tapi malah membuat kekacauan. Kemudian, apabila dilihat dari segi HAM sendiri ada beberapa hal yang menurut saya bertubrukan beberapa poin penting dalam hakekat dari HAM yaitu:
1.      Hak terlahir bebas dan mendapat perlakuan yang sama, sebagaimana hakekat kita sebagai manusia dimana kita sebagaimana manusia pada umumnya dilahirkan untuk memiliki kebebasan. Kebebasan seperti menyampaikan pemikiran dan gagasan.
2.      Hak tanpa ada diskriminasi, dimana setiap orang berhak atas semua hak dan kebebasan tanpa pembedaan apapun, seperti ras, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama, opini politik atau lainnya, asal kebangsaan atau sosial, properti, kelahiran, atau status lainnya.
3.      Hak untuk hidup, dimana seperti yang kita ketahui semua orang berhak atas untuk hidupnya sendiri dimana hidup dalam kebebasan dan keamanan.
4.      Hak atas kesetaraan dihadapan hukum, dimana semua orang sama dihadapan hukum dan berhak tanpa adanya diskriminasi terhadap perlindungan hukum yang setara.
Dengan melihat beberapa poin tersebut sudah menjelaskan bagaimana seharusnya sebuah pemerintah dalam bertindak, dimana ketiadaan akan diskriminasi yang berlangsung pada konflik India tentang perbedaan agama. Dan menurut saya suku dan agama disana seharusnya mempunyai sikap yang toleran antar umat beragama supaya terhindar dari ketidakadilan yang ada tetapi pada faktanya seperti itu. Dapat memungkinkan juga umat Islam di India dapat menipis populasinya karena adanya diskriminasi yang terus berlanjut dan tidak kunjung mereda.



Komentar